KISAH NYATA PORNO

SUNGGUH SUNGGUH TERJADI, TENTANG APA YANG PERNAH TERJADI DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

SEKOLAHKU

Sekolah menengah umum dikota gudeg yogyakarta itu mulai terlihat lenggang, hanya beberapa abang becak dan penjual makanan yang terlihat berkemas kemas untuk segera meninggalkan tempat itu. Disisi bangunan itu Darso terlihat sibuk menutup setiap pintu kelas dibangunan sekolah negeri. Sebuah sapu kecil ditenteng ditangan kirinya. Darso laki laki yang masih juga membujang walau umurnya telah berkepala tiga itu sesekali bersiul siul kecil. Maklum saja sudah hampir lima tahun Darso mengabdikan diri sebagai penjaga sekolah disini, Baru hari itu dia mendapat kenaikan gaji, Tentu saja gaji sebagai penjaga sekolah masih tergolong kecil dikota pelajar ini. Seseorang menarik Ujung kaos buntutnya buru buru lelaki bertubuh pendek itu menoleh kebelakang tubuhnya.

” Baaa…!!!!

” Eh..Non Dita belum pulang yaa…?? Ucap Darso kaget melihat Dita Siswi sekolah itu belum juga pulang.

” Iya nih pak…Yang njemput telat.. Sahut Dita sambil meletakkan tas sekolahnya dibangku panjang lalu duduk menyilangkan kakinya sambil membuka bungkusan coklat.

” Ya sudah ditunggu saja nanti juga dijemput..” Ucap Darso sambil meneruskan kembali pekerjaannya menyapu lantai sekolah itu.

Jam menunjukan pukul 3 siang namun Dita belum juga dijemput, Gadis manis itu terlihat mulai gelisah dibangku panjang itu. Sesekali bibirnya yang mungil itu mencibir menahan kesal.

” Lho belum juga dijemput Non??? Ucap Darso ketika telah selesai bekerja menyapu seluruh lantai disekolah itu.

” Iyaaa nih Pak..” Sahut Dita dengan nada kesal sambil mengikat rambutnya yang hitam terurai itu dengan tali rambut lalu meletakkan tas dan meninggalkan bangku panjang itu menuju kamar kecil sekolah itu.

Darso tertegun menyaksikan langkah gemulai gadis SMU itu, gadis itu terlihat sangat cantik tubuhnya sintal dan sexy. Kulitnya terlihat bersih dan putih mulus, Kedua matanya lentik dan bibirnya mungil menambah kecantikan gadis itu. Maklum saja Dita anak orang kaya dikota gudeg ini sehingga tubuh dan kulit gadis ini terawat.

” Ehm..Cantik dan mulus gadis ini..” Gumam Darso tak berkedip menatap siswi SMU itu, Pikirannya mulai kotor membayangkan tubuh Dita yang mulus itu. Sering kali Darso terkagum kagum dengan beberapa Siswi sekolah ini termasuk Dita yang merupakan gadis paling cantik disekolah ini. Darso yang tidak mengenyam bangku sekolah ini memang terbilang agak idiot sering kali menjadi bahan ledekan siswa siswi disekolah ini.

” Ah..kenapa tidak aku intip saja gadis itu…” Gumam Darso sambil setengah berlari menuju belakang bangunan kamar mandi sekolah itu. Dengan mengendap endap darso menaiki meja tak terpakai dibelakang bangunan sekolah, Perlahan kepala Darso melongok melalui lubang kecil yang sengaja dibuatnya untuk mengintip. Terdengar suara nyanyian kecil dari bibir Dita didalam kamar mandi itu, Dilihatnya oleh Darso gadis cantik itu tengah jongkok buang air kecil suara semburan air kencing Dita serasa merdu ditelinga Darso. Sampai akhirnya Dita mengambil air dan cebok berkali kali lalu menaikan kembali rok seragam SMUnya. Sama sekali tak terlihat oleh Darso organ vital milik gadis SMU itu lantaran tempatnya memang tak mendukung. Namun Darso merasa puas bisa mendengar suara air kencing dan cebokan berkali kali dari gadis cantik itu.

Siang itu pikira Darso mulai kacau dengan keberadaan gadis cantik itu apalagi disekolah yang luas itu hanya tinggal mereka berdua. Diam diam otak konyol Darso mulai berputar mencari akal, tanpa pikir panjang lagi lelaki itu menuju ruang dapur sekolah tersebut dan membuat teh hangat untuk Dita. Sebuah bungkusan pil obat tidur dosis tinggi dicampurkan kedalam minuman hangat itu. Entah apa yang diharapkan Darso dengan obat tidur yang didapatkan dari temannya tersebut yang jelas Darso sudah kehilangan akal sehatnya.

” Non…” Ucap Darso lirih sambil membawa nampan berisi segelas teh hangat.

” Eh..Kok bikin minum segala sih??

” Ya udaah bawa sini mumpung lagi haus…” Ucap Dita merasa tak enak hati dibikinkan minum oleh penjaga sekolah itu. Tanpa menaruh curiga sedikitpun Dita meminum Teh hangat bikinan Darso itu sampai habis. Lalu kembali Duduk dibangku panjang itu sambil mengawasi setiap orang yang lalu lalang dijalanan depan sekolah itu.

Setengah jam berlalu Darso terlihat gelisah sambil melihat dari kejauhan gadis cantik itu. Dita terlihat berkali kali menguap menahan kantuk yang hebat, kepalanya disandarkan ketembok sambil mendekap tas sekolahnya. Tak beberapa lama kedua mata gadis itu mulai terpejam, Dita tak kuasa menahan kantuknya yang hebat. Pengaruh pil tidur dosis tinggi itu membuat gadis SMU itu tertidur dan hampir kehilangan kesadarannya.

” Ehm..Sepertinya sudah tertidur..” Gumam Darso dalam hati sambil melangkah mendekat kearah Dita yang tertidur dengan kepala tersandar ditembok.

” Non.. ” Ucap Darso pelan.

Namun Dita sama sekali tak bergeming ketika Darso memanggilnya berkali kali, Sambil tengok kanan kiri Darso perlahan lahan mendekat dan duduk disamping Dita. Aroma wangi tubuh Dita terasa semerbak dihidung Darso membuat pikirannya semakin kacau. Tanpa pikir panjang lagi perlahan Darso memegang tubuh Dita dan menggoyang goyang untuk memastikan khasiat obat tidur itu.

” Non…” Ucap Darso sekali lagi memastikan gadis cantik itu benar benar tak sadarkan diri. Lalu Darso membopong perlahan tubuh Dita dan membawanya kedalam salah satu ruang kelas disekolah itu dan meletakkan tubuh gadis cantik itu dimeja kelas. Darso lalu buru buru menutup pintu kelas itu rapat rapat dan melangkah menghampiri gadis cantik itu.

” Wow! Cantik banget gadis ini..” Ucap Darso liri menyaksikan tubuh sintal Dita tergolek dimeja. Nafsu syetannya langsung memuncak dan tanpa pikir panjang tangan Darso lalu membuka rok seragam Dita hingga celana dalam dan pahanya yang putih mulus itu terlihat Lalu tanpa diliputi rasa berdosa darso mendekatkan hidungnya kedekat celana dalam milik gadis cantik itu dan menghirupnya dalam dalam. Terasa bau kewanitaan milik gadis cantik itu merasuk kehidung Darso, Nafsu birahi Darso menjadi memuncak hebat tangannya mulai nakal menarik celana dalam Dita dan memelorotkan perlahan hingga kemaluan gadis ayu itu terlihat. Mata Darso tak berkedip melihat kemaluan Dita yang ditumbuhi rambut rambut halus disekitarnya itu. Kedua kaki Dita dilebarkan hingga mekangkang dan lempitan kemaluan gadis cantik itu terlihat rapat diantara rambut rambut halus itu.

” Oh..seperti ini to bentuknya…” Gumam Darso dengan jantung berdebar debar memperhatikan kemaluan Dita. Seumur hidupnya Darso belum pernah melihat bentuk kelamin wanita dan kini apa yang diimpikannya telah terwujud, apalagi kelamin itu milik wanita cantik yang selalu jadi primadona sekolah ini.

” Ehm..Enak juga baunya…” Ucap Darso lirih sambil membuka lempitan kemaluan Dita dengan jemari tangannya hingga vagina dan kelentik gadis cantik itu keluar Darso langsung menjilati kelentit dan vagina itu dengan penuh nafsu.

” Rasanya asin dan baunya sangat khas sekali. .” Gumam Darso sambil terus menjilati kemaluan Dita sampai puas hingga akhirnya Darso tak kuasa menahan penisnya yang terasa sesak dicelananya lalu melepas semua bajunya hingga telanjang bulat. Perlahan Darso membuka kancing seragam milik Dita dan melepasnya hingga gadis cantik itu kini tergolek telanjang bulat tanpa sehelai benangpun menutupi setiap lekuk tubuhnya yang sintal itu. Buah dadanya yang sintal itu terlihat menggairahkan dengan putingnya sebesar biji kacang. Darso lalu mengulum pentil itu dengan penuh nafsu sambil tangannya meremas remas buah dada Dita, Tanpa pikir panjang lagi Darso lalu naik keatas meja dan menindih tubuh Dita sambil memeluk erat erat ibarat kekasihnya mengulum bibir mungil Dita dengan penuh perasaan. Penis Darso yang besar dan panjang itu ditempelkan pada kemaluan gadis cantik itu sambil disogok sogokkan kevagina gadis yang masih virgin itu. Rasa nikmat dirasakan Darso saat ujung penis Darso menyentuh lubang vagina gadis cantik itu. Hingga nafsu syetan sudah benar benar merasuki Darso, berkali kali Darso menyogok ujung penisnya kelubang vagina itu hingga sedikit demi sedikit batang penis Darso masuk kelubang kenikmatan itu dan ambles diiringi lengehan nikmat dari mulut Darso.

” OoooUh….!!! Tubuh Darso mengejang mersakan seluruh penis ambles kelubang kenikmatan milik Dita itu.

” Rasanya lembut dan hangat..” Gumam Darso sambil mencabut penisnya perlahan dan memasukannya kembali.

Ruangan kelas itu menjadi saksi atas tindakan bejad penjaga sekolah terhadap siswi sekolah tersebut. Diatas sebuah meja kelas dua orang berlainan jenis tengah bertelanjang bulat, seorang gadis cantik tengah tak sadarkan diri dan ditindih oleh penjaga sekolah, Pantat Darso terlihat naik turun hingga akhirnya tubuh Darso mengejang ejang diiringi lenguhan panjang.

” Ooooooh!!! Mphhhh!! Darso merintih rintih disertai tubuhnya mengejang hebat bersamaan itu ujung penis Darso menyemprotkan air mani didalam lubang vagina Dita hingga Darso terkulai lemas diatas tubuh telanjang gadis cantik itu.

Beberapa menit berlalu Darso sibuk mengenakan pakaian Dita lalu membopongnya kembali kebangku depan sekolah itu. Dan meletakkan tubuh gadis cantik itu seperti semula, Beberapa saat kemudian Dita terlihat membuka matanya sambil memegangi perutnya dan merasakan ada sesuatu yang aneh ditengah rasa kantuknya yang masih mendera. Namun gadis itu tak menyadari apa yang baru saja terjadi ketika bagian kewanitaannya terasa nyeri dan basah Dita buru buru berlari kekamar kecil.

” Apaan nih?? Ucap Dita kaget didalam kamar kecil itu mendapati kemaluannya basah oleh lendir putih kental yang belum pernah dilihatnya. Beberapa bercak darah terlihat dicelana dalam dan rasa nyeri divaginanya.

” Pak Darso!!!! Ucap Dita dengan tubuh sempoyongan oleh pengaruh obat tidur itu yang mulai hilang.

” Yaa..ada apa Non…??

” Tadi waktu aku tidur apa yang terjadi??? Ucap Dita penuh tanya.

” Tidak terjadi apa apa itu Non..” Sahut Darso sedikit gugup.

” Lalu ini apa??? Ucap Dita sambil menunjukan lendir sperma ditangannya. Dita memang sangat mengenal air lelaki itu dari pelajaran biologi dan film porno yang pernah dilihatnya melalui handphone. Apalagi vaginanya terasa nyeri dan menemukan bercak darah yang masih segar.

” Tidak tahu Non..” Sahut Darso mulai ketakutan.

” Saya akan laporkan kepolisi jika Pak Darso macam macam…” Ucap Dita dengan wajah pucat.

Dita lalu melangkah meninggalkan tempat itu dengan sedikit sempoyongan, Gadis itu merasakan ada sesuatu yang aneh dengan kemaluan dan tubuhnya yang terasa ngantuk tak lazim. Darso hanya menatap bengong gadis itu dari kejauhan sambil garuk garuk kepala setelah merasakan surga dunia yang tak mungkin terulang lagi.

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: